Monday, 25 February 2013

Confession film tentang balas dendam

film jepang
Cofession (Kokuhaku)

Sedikit Review buat film Confession ini, sangat cocok untuk yang sedang galau terlebih punya rasa benci dan pengen balas dendam terhadap seseorang.
Yap! Confession (judul jepangnya Kouhaku) menceritakan seoran guru dengan muka muram, sedih, pucat atau mungkin kebanyakan make-up kale ye (buat saya serem kayak setan, liat di poster awal ngira ini film horror) masuk kesebuah kelas mengajar untuk terakhir kalinya. Berjalan awalnya film agak membosankan, tetapi adegan-adegan dan backsound membuat santai terus menonton. Yap! Jempolan untuk urusan setiap gambar yang disajikan menjadikan menonton beberapa kalipun tidak akan langsung bosan.
Intinya ini film tentang balas dendam seorang guru terhadap kematian anaknya, dituduhkan pada dua orang siswanya dengan sebutan si-A dan si-B pada kesempatan terakhir mengajar yang kemudian mundur sebagai guru. Para siswa saling tuduh terhadap siapa pelakunya, flashback dari sudut pandang masing-masing pemain membuat kita menyusun puzzle satu persatu. Hingga akhirnya, wow endingnya membuat kita puas (Rasain loh, kenapa gak mantan yang bikin sakit aja di kayak gituin)
Buat saya setelah menonoton ini, balas dendam memang perlu dan Harus.

Catatan: difilm ini ada UUD di jepang sono yang mana seorang anak (di bawah umur) yang melanggar hukum dinyatakan tidak bersalah dan malah bebas. (itulah alasan tokoh guru di film ini melakukan alsan balas dendam) Sebaliknya Pengajar/guru anak tersebut yang bersalah.
Lho? Apa bener ya.

Film cinta cerdas

Ching-Teng Ko (pemeran utama pria): Ternyata, ketika kamu sangat-sangat menyukai seoang wanita. dan ada seseorang yang mengasihinya, mencintainya. maka kamu akan benar-benar dari hati yang paling dalam akan mendo'akan dia bahagia selamanya.

Kisahnya seperti kebanyakan orang alami, cerita masa-masa SMU yang "katanya" menjadi salah satu fragmen cerita kehidupan yang paling menyenangkan buat kebanyakan orang yang pernah merasakannya dan masih teringat terus.
cerita tentang buku pelajaran yang tebel-tebel,  guru killer, kenakalan siswa, kertas ujian (dan contekan), cerita cinta dan persahabatan, misalnya menyukai seorang murid tercantik di kelas, seperti ke-5 murid dalam film ini. diantara kelima remaja tanggung ini hanya Ko Ching-teng yang beruntung mendapatkan hati Shen Chia-yi(Michelle Chen) yang pintar dan cantik dikelasnya, yang sebelumnya Ko Ching-teng sama sekali tak menyukai murid tersebut (bahkan terkesan benci karena kepintaran dan kepopuleran Shen Chia-yi).

Dan katanya You Are The Apple of My Eye menjadi film berbahasa mandarin terlaris di Hongkong, bahkan mampu mengalahkan Kungfu Hustle-nya Stephen Chow. Entah? film karya Giddens ini memang bagus atau beruntung atau malah sederhana saja.
terlepas baik dan buruknya film ini, buat saya melihat film ini teringat akan jaman dimana saya pernah menjadi murid SMA. Yang cukup membuat saya kaget, film ini merupakan kisah nyata masa remaja Gidenns yang dibukukan (The Girl We Chased Together in Those Years ) kemudian dibuat sendiri film layar lebar pertamanya. and wow beruntungya bisa sukses?

yang bikin risih (karena budaya kita indonesia, yang masih menjunjung tinggi agama.amin!!) adalah terdapat adegan 'tidak senonoh' didalamnya yang sama sekali tak patut dicontoh sehingga diberbagai negara banyak pemotongan didalam filmnya. dan seperinya tidak akan masuk ke bioskop tanah air (Nyata).
tapi buat saya adegan-adegan tersebut hanya sekedar untuk hiburan komedi semata.

Dengan menonton film saya jadi terbuai dengan dialog-dialog yang cerdas.

Dan (Alert SPOILERT) endingnya membuat perasaan kita terguncang, TAPI sangat puas dengan endingnya. HARUS SEPERTI ITU!!

Dibalik kontroversinya film ini, bagi saya film ini sangat recomended buat remaja keatas. terutama yang pernah mengalami cinta pertama atau cinta monyet pada masanya.